7 Cara Membaca Pikiran Lewat Mata

Kepribadian Berdasarkan Ukuran Matanya :
1. Ukuran Mata Kecil
Biasanya orang yang ceriwis dan ramah. Tetapi juga orang yang lemah dalam memutuskan suatu pertimbangan dalam pemecahan masalah-masalahnya. Mereka periang, tetapi sekali marah, sulit untuk memaafkan.
2. Ukuran Mata Sedang
Orang yang bertanggung jawab, sederhana, memiliki kemampuan mempertimbangkan yang baik dan … tidak memiliki banyak rahasia.
3. Ukuran Mata yang Lebar
Seorang pemarah yang bertindak tanpa berpikir panjang, biasanya mereka mudah berputus asa, tetapi kuat dalam memegang rahasia.
1. Mata Berkedip-kedip Pelan
Menurut beberapa kajian, ketika mata lawan bicara kita matanya berkedip pelan, bisa jadi dia sedang bicara apa adanya, jujur … seakan-akan dia mengatakan, “Aku ini polos, tidak mungkin berbohong.”
2. Menggosok Mata dengan Telunjuk
Jika lawan percakapan kita melakukan hal ini, ada dua kemungkinan; dia kelilipan atau … ilmu psikologi menyebutkan bahwa, dia sedang ingin memutuskan kontak mata dengan kita, megelabui.
Ini adalah teknik pengalihan yang biasa dan mudah ditebak. Dengan melakukan hal tesebut kemungkinan apa yang dia katakana selama bercakap-cakap adalah bohong.
3. Mata Berkedip-kedip Cepat
Secara normal, kedipan mata manusia itu 8 – 15 kali dalam satu menit.
Jika lawan bicara kita melakukan kedipan tidak wajar, dalam hal ini adalah cepat; sekitar 10 atau lebih kedipan secara langsung, biasanya dia sedang gelisah, tertekan, mengalami stress dan dia sedang memberitahu kita bahwa dia begitu. Atau tafsiran lainnya adalah, ketika matanya berkedip cepat, dia bosan, dia tidak suka apa yang kita bicarakan.
Oleh karena itu, bila kita mendapati mata lawan bicara berkedip dengan cepat, usahakan untuk mengganti topik pembicaraan.
4. Mata Melirik ke Kanan Bawah
Pada umumnya, ketika lawan bicara kita melalukan isyarat tersebut (mata melirik ke kanan bawah) berarti dia sedang berpikir kreatif, tetapi bukan dalam artian ‘rekayasa’ dalam kata lain, kreatif di sini dia terhubung dengan perasaan seseorang.
Coba saja kita tanya pada perihal perasannya. Misa, “Apa yang kamu rasakan ketika jatuh cinta?” kemungkinan besar dia akan menggerakkan matanya ke arah kanan bawah, mengingat-ingat peristiwa yang pernah dialaminya dahulu.
5. Mata Melirik ke Kiri Atas
Gerakan mata ke arah kiri atas cenderung berhubungan dengan memori di otak. Ketika lawan bicara kita menggerakkan matanya ke atas, lalu secara perlahan-lahan bergerak ke kiri, maka kemungkinan besar dia sedang mengingat-ingat pengetahuan yang berkaitan dengan soal yang kita utarakan.
Pengetahuan kaitannya dengan fakta, jadi dia sedang mencari fakta yang pernah tersimpan dalam memori otaknya.
6. Mata Melirik ke Kiri Bawah
Isyarat gerakan mata yang melirik ke arah kiri bawah biasanya dilakukan oleh seseorang yang sedang menimbang-nimbang suatu pilihan penting.
Sehingga dia berusaha mengingat pengalamannya terhadap hal yang sedang dihadapinya; apakah dia pernah mengalami hal serupa? Atau paling tidak dia sedang berpikir tentang resiko yang mungkin akan didapatkan bila memutuskan sesuatu dengan ‘A’.
7. Mata Melirik ke Kanan Atas
Meski begitu, otak kanan erat kaitannya dengan kreasi dan imajinasi; kreatif – imajinatif. Maka tafsir isyarat gerakan mata melirik ke kanan atas, tergantung dari pertanyaan kita.
Singkatnya begini, ketika kita bertanya soal pemecahan masalah, lalu mata lawan bicara kita perlahan-lahan bergerak ke kanan atas, kemungkinan besar dia sedang berpikir kreatif tentang solusi.
Tetapi bila pertanyaan kita tentang sebuah persaksian, bisa jadi gerakkan mata ke kanan atas berarti dia sedang mencari alasan untuk berbohong
Comments
Post a Comment