Pantun Rindu Kekasih Penuh Makna

1. Tangan menadah kupanjatkan doa, Teruntuk engkau yang tersayang
Semoga Tuhan satukan kita, Meski sekarang jarak terbentang.
2. Mengapa hendak ke pasar raya, Membeli kuaci serta semangka
Lama nian tidak bersua, Rindu di hati kian membara.
3. Menanam bunga di tepi pagar, Bunganya lagu tidak disiram
Jauh berjarak tak buat gentar, Meski godaan tak kunjung padam.
4. Satu tambah satu sama dengan dua, Dua tambah satu sama dengan tiga
Aku dan kamu hidup bersama, Sekarang, esok dan selamanya.
5. Dari mana datangnya lalat, Kalau bukan dari pasar
Dari mana datangnya surat, Kalau bukan dari pacar.
6. Sebatang bakau ditancap paku, Serdadu India dendangkan lagu
Tidakkah engkau lihat mataku, Seribu cinta sedang menunggu.
7. Makan nasi pakai tahu, Minumnya pakai jus jambu
Janganlah kau jauh dariku, Aku akan selalu sayang padamu.
8. Hujan turun kebun basah, Benih tumbuh dalam tanah
Raga kita boleh berpisah, Tapi perasaan jangan pernah.
9. Harum bunga wangi tak kepayang, Banyak bunga aneka rupa
Bagaimana kabarmu sayang, Sudah lama kita tak berjumpa.
10. Tumbuh jamur dekat bambu, Malam hari pasang kelambu
Kenapa rindu datang di qolbu, Kenangan pacar rasa beribu.
11. Orang asing beli buku
Aku pusing, kangen kamu
12. Ini pantun, pantun rindu, Muncul dari lubuk hatiku
Bila aku kangen padamu, Serasa sendu di dalam kalbu
13. Main game sampai begadang, Bangun pagi di hari Minggu
Aduh tolongin dong sayang, Lagi-lagi aku kangen kamu
14. Hari minggu minum jamu, Jalan kaki ketemu temen
Sudah lama nggak ketemu, Lihat fotonya malah kangen
15. Randu bukan sembarang randu, Randu tumbuh dekat kemumu
Rindu bukan sembarang rindu, Rindu lama tak bertemu
16. Bambu hijau buat keranda, Tumbang satu topan melanda
Kusimpan rindu dalam dada, Hanya untukmu duhai adinda
17. Sangat mungil si rumah dara, pintu dikunci janganlah lupa
Semakin kupendam semakin lara, Kapankah tiba waktu berjumpa
18. Jembatan jauh kaki meniti, Hingga tiba ke Tanjung Meranti
Cintaku ini cinta sejati, Rindunyapun tak henti-henti
19. Pohon roboh jalan terhalang, Sekuat tenaga disingkirkan
Rasa kangen belum hilang, Pantun ini aku kirimkan
20. Bila tiada pohon jati, Boleh pakai pohon meranti
Akan selesai masa menanti, Masa bahagia yang mengganti
Comments
Post a Comment