Si Tukang Semir Sepatu yang Baik Hati

Pada suatu hari ada seorang laki-laki yang miskin dan ia hanya berprofesi sebagai tukang semir sepatu. Tetapi walau pun ia miskin, ia sangat rajin beribadah. Seperti kebanyakan orang-orang, ia juga sangat bermimpi agar bisa naik haji suatu hari nanti.
Dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun, ia rajin mengumpulkan uang hasil semir sepatunya demi harapan suatu saat ia bisa naik haji. uang yang di kumpulkannya tidak pernah mencukupi untuk ongkos naik haji. Namun karena ia sabar, pad akhirnya tabungan untuk naik hajinya pun sudah cukup.
Melihat tabungannya sudah mencukupi untuk naik haji, ia sangat bergembira. Namun, tiba-tiba ia kaget karena tetangganya sedang sakit parah dan memerlukan banyak biaya untuk berobat.
Si tukang semir pun mengunjungi tetangganya yang sedang sakit tersebut yang juga miskin. terdengar tetangganya merintih kesakitan karena sakit yang di deritanya. Karena merasa kasihan, situkang semir pun memberikan semua tabungan hajinya untuk tetangganya berobat.
Si tukang semir memang batal naik haji, tetapi di dalam hatinya ia senang karena bisa memberikan harapan dan ketenangan kepada tetangganya yang sedang ditimpa musibah dan membutuhkan biaya untuk berobatnya.
Comments
Post a Comment